Artikel

Pentingnya Eksfoliasi Pada Kulit

1 Desember 2020

Hallo beauty people.. Selamat datang di channel youtube dokterkulit firda Di segmen “know you know” kita akan kupas tuntas tentang “Eksfoliasi Wajah"

Di masa pandemi, kita semua pasti membatasi diri dalam beraktivitas salah satunya adalah kunjungan rutin untuk melakukan perawatan diri-> salon, klinik kecantikan (-). Kulit yang semula terawat -> tidak terawat Banyak sekali pertanyaan yang masuk ke DM saya menanyakan : bagaimana caranya agar wajah tidak kusam? agar wajah tampak segar ,  tidak mudah berjerawat,pori-pori saya yang lebar menjadi kecil  dan bagaimana agar kalaupakai produk skincare menjadi nempel ??

Kapan Terjadinya Regenerasi Kulit atau Pergantian Sel Kulit Baru?

Nah, mungkin sebagian dari kita berpikir, Bukankah kulit bisa meregenerasi sendiri sel-sel barunya? Memang benar, bahwa sebenarnya kulit memiliki periode tertentu untuk mengganti sel kulit dengan yang baru.  Tapi, jangka waktunya sangat bervariasi Dan kabar kurang baiknya, semakin bertambah umur seseorang, semakin lama juga proses alami regenerasi kulit.

Sebagai perbandingan saja, kulit bayi atau anak-anak biasanya cenderung mulus dan moist/lembab  tidak seperti kulit orang dewasa. Salah satu penyebabnya karena proses eksfoliasi atau pergantian kulit pada kulit bayi cenderung sering, sekitar 14 hari -> sel kulit mati akan mengelupas dan digantikan sel kulit baru.

Kulit bayi mulus dan lembab

Pentingnya Eksfoliasi Pada Kulit

Sedangkan pada orang dewasa, proses pengelupasan alami sel kulit berlangsung kurang lebih antara 28 hingga 48 hari.

Pentingnya Eksfoliasi Pada Kulit

Kulit yang sehat cenderung rutin mengalami regenerasi sel kulit baru. Sehingga tampilan kulit wajah pun biasanya lebih halus, segar dan tidak kusam.

Faktor yang mempengaruhi kulit sehat :

  • Faktor usia
  • Pola hidup
  • Pola makan
  • Life style
  • Lingkungan.

Salah satu hal yang dapat kita lakukan untuk mendapatkan kulit yang sehat -> dengan rutin melakukan eksfoliasi.

Eksfoliasi adalah proses pengangkatan sel kulit mati pada permukaan wajah.  Dengan rutin melakukan eksfoliasi, wajah kita terhindar dari kusam yang disebabkan oleh penumpukan sel kulit mati. Eksfoliasi  membantu mencerahkan kulit dengan menyingkirkan sel kulit mati yang sudah tidak mendapatkan nutrisi dari tubuh kita kulit tampak gelap dan kusam Juga bisa membuat pori-pori kita terlihat lebih kecil.

Pentingnya Eksfoliasi Pada Kulit

Jenis Eksfoliants

Physical exfoliant/eksfoliant fisika

membuang sel kulit mati pada permukaan wajah kita dengan cara manual atau digosok. Bahan: sikat, spons, pumice/batu apung, pore brush atau handuk. Produk perawatan -> dikenali dari teksturnya yang "berpasir" dan terasa kasar di kulit.  Anda yang memiliki kulit sensitif sebaiknya menghindari jenis eksfoliator ini.

Umumnya, bahan yang digunakan pada physical exfoliant bersifat natural seperti biji-bijian, kopi,gula, garam, dan ekstrak tanaman. Jenis biji-bijian yang umum digunakan antara lain biji aprikot, biji anggur, dan biji labu. Ekstrak tanaman yang digunakan pada eksfoliator adalah dalam bentuk bubuk, misalnya: bubuk ekstrak bambu. Biasanya dipasarkan dalam bentuk scurb wajah atau badan

Pentingnya Eksfoliasi Pada KulitPentingnya Eksfoliasi Pada Kulit

Eksfoliasi fisik terbilang efektif mengangkat sel kulit mati -> memberikan sensasi halus pada kulit dan biasanya kulit terlihat lebih cerah setelah proses eksfoliasi.  Hanya saja, perlu diperhatikan betul bahan-bahan yang digunakan, terutama besaran butiran scrub yang digunakan.  Teknik menggosok pun tidak boleh sembarangan, karena jika terlalu keras bisa menimbulkan luka pada kulit atau biasa disebut micro-tear.

Micro Tears

Pentingnya Eksfoliasi Pada Kulit

Apa Itu Micro Tears? Luka-luka kecil yang disebabkan oleh pemakaian scrub dengan partikel terlalu kasar dan tajam Atau luka karena gesekan scrub

Selain produk alami seperti yang saya sebutkan di atas, eksfoliasi fisik juga dapat dilakukan dengan teknik yang modern yang dilakukan oleh tenaga ahli di klinik kecantikan -> microdermabasi, di mana dalam pengaplikasiannya diperlukan keahlian khusus, serta menggunakan peralatan medis. -> bahan microdermabrasi : diamond atau butiran pasir halus.

Mikrodermabrasi Diamond

Pentingnya Eksfoliasi Pada Kulit

Kamu juga tidak boleh menggunakan scrub tubuh untuk wajah, karena bisa menyebabkan iritasi.  Selain itu, jangan lupa aplikasikan pelembap setelah melakukan exfoliating karena, proses exfoliating juga mengangkat minyak alami kulit, jadi harus segera digantikan agar kulitmu tidak jadi kering atau dehidrasi.

Untuk bahan exfoliator fisik seperti scrub dan masker, tidak boleh digunakan lebih dari 3 kali seminggu. Apalagi jika kamu memiliki kulit yang sensitif. Pore brush baik yang digunakan secara manual atau mesin -> penggunaannya tidak boleh terlalu sering, karena memang cukup kuat Setelah menggunakan exfoliatior fisik seperti scrub dan masker, kamu tidak perlu lagi memakai exfoliating chemical.

Pore Brush

Pentingnya Eksfoliasi Pada Kulit

Tapi kamu tetap harus memerhatikan bahwa scrub manual nggak boleh dilakukan setiap hari. Cukup lakukan satu kali seminggu agar kulit nggak jadi kering dan iritasi. Namun, kalau kamu punya kulit berminyak, bisa lakukan scrub manual dua kali seminggu. Pilih yang lebih alami dan aman untuk kulitmu. Lalu jika kamu ingin menggunakan pore brush, cukup gunakan 1-2 kali saja sebulan, jangan berlebihan karena bisa jadi menyebakan kamu mengalami over exfoliating yang akhirnya akan merusak kulitmu

Chemical Exfoliant/Eksfoliant Kimia

Produk eksfoliator kimia biasanya mengandung acid atau asam dalam kadar tertentu. Sedangkan jenis produknya sendiri bisa berupa serum atau exfoliate toner. Berbeda dengan eksfoliasi fisik yang cenderung menangani permukaan kulit, bahan-bahan pada eksfoliator kimia cenderung bekerja sampai pada lapisan kulit lebih dalam.

Toner Exfoliant

Pentingnya Eksfoliasi Pada Kulit

Hasilnya pun lebih terlihat, bahkan memberi manfaat tambahan pada perawatan kulit wajah karena bahan-bahan dalam eksfoliator kimia tidak sekedar mengangkat sel kulit mati dan kotoran.

Yang paling sering kamu dengar adalah AHA dan BHA. Tapi ada jenis-jenis AHA dan BHA yang juga harus kamu ketahui. Umumnya eksfoliator kimia berupa glycolic acid, salicylic acid, lactic acid, papain (enzim dari pepaya), dan bromelain (enzim dari nanas). Nggak seperti scrub manual, eksfoliator kimia ini nggak butuh digosok-gosok ke kulit dan membutuhkan waktu untuk menunjukkan hasil.

Eksfoliator kimia cocok digunakan bagi kulit berjerawat, kering, dan sensitif. Eksfoliator jenis ini memang lebih ringan dibanding scrub manual yang kadang bisa menimbulkan iritasi jika dilakukan terlalu sering. Saat diaplikasikan, eksfoliator kimia nggak cuma bekerja di lapisan luar kulit, tapi juga terpenetrasi ke dalam kulit. Hal ini menjadikan hasil eksfoliator kimia lebih maksimal.

Sebaiknya jenis exfoliator ini juga hanya digunakan 2 - 3 minggu sekali. Namun jika kamu menggunakan produk exfoliating toner atau pads dari brand skincare Korea, umumnya bisa dipakai setiap hari, karena cenderung lebih ‘ramah’ atau lembut. Namun lebih baik digunakan pada malam hari saja, karena akan membantu kulitmu untuk bisa lebih optimal dalam menyerap rangkaian skincare selanjutnya seperti serum atau essenc.

Eksfoliator Kimia VS Eksfoliator fisika Mana yang Lebih Bagus ???

Eksfoliator fisika/scrub manual

- Hasil yang instan dan cepat -> kulit jadi halus, lembut, dan sehat.

- Nggak mengganggu produk skincare lain saat diaplikasikan ke kulit

- Menstimulasi sirkulasi di kulit

Kalau kamu menggunakan spons atau kain pembersih, kamu harus rajin membersihkannya setiap kali selesai dipakai. Bakteri akan berkembang biak dengan cepat di sisa sel kulit mati yang menempel di produk-produk pembersih tersebut, terutama dalam keadaan lembap.  Makanya kamu juga harus memastikan tempat penyimpanannya dalam keadaan kering.

Keunggulan eksfoliator kimia

-  Cepat dan mudah digunakan

-  Nggak butuh digosok-gosok ke kulit, jadi baik untuk kulit bermasalah

-  Masuk lebih dalam dibanding scrub manual, hasilnya jadi lebih long lasting

- Membantu mengurangi tanda penuaan Bagi kamu yang baru pertama kali menggunakan eksfoliator kimia, hati-hati ya -> kulitmu membutuhkan penyesuaian. Cukup aplikasikan eksfoliator kimia 2 hari sekali di malam hari saja. Begitu kulit sudah beradaptasi, boleh ditingkatkan.

Point Pentingnya :

Untuk mendaptakan kulit yang sehat dan segar kita membutuhkan exfoliant dengan tujuan mengangkat sel kulit mati dan membantu regenerasi sel Tetapi kita harus pandai untuk memilih jenis exfoliant agar kulit kita tidak bermasalah Jadi kenali dulu jenis kulitmu, baru sesuaikan dengan kebutuhanmu.

- Terima kasih sudah membaca artikel ini, mari kita bersama melawan covid-19 dengan self distancing, di rumah saja, cuci tangan, dan jaga kesehatan, untuk pembahasan lebih detailnya bisa ditonton Youtube Dokterkulit Firda / Lewat Video Dibawah ini :

 

 

 

Image placeholder
Dr. Firda N. Kusdwiharto, Sp. KK, FINSDV

Founder Klinik Spesialis Kulit & Kelamin, Estetika dan Anti Aging